SEKTOR JASA KEUANGAN DI WILAYAH OJK MALANG STABIL DAN TERJAGA

Malang, 10 Maret 2026.Sektor jasa keuangan di wilayah kerja OJK Malang terjaga stabil dengan kinerja yang terpantau baik sampai dengan bulan Januari 2026.

Kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga. Pada Januari 2026, kredit tumbuh sebesar 4,66 persen yoy menjadi Rp109,76 triliun, menurun dibandingkan posisi Desember 2025 sebesar 0,66 persen.

Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Konsumsi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 7,79 persen, diikuti oleh Kredit Investasi 6,62 persen, sedangkan Kredit Modal Kerja 1,07 persen.Berdasarkanjenisdebitur, Kredit UMKM mengalamipenurunansebesar 0,85 persenyoydenganporsipenyaluran di wilayahkerja OJK Malang sebesar 32,81 persen.

Sementaraitu, kualitaskredittetapterjagadenganrasio NPL sebesar 2,97persen (Desember 2025: 2,62persen) dan Loan at Risk (LaR) tercatatsebesar10,58persen (Desember 2025: 10,11persen).

Penyaluran kredit dan/atau pembiayaan di wilayah kerja OJK Malang masih tertuju kepada 3 (tiga) sektor ekonomi utama yaitu RumahTangga (Rp32,84 triliun; porsi: 29,92 persen), Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (Rp20,76 triliun; porsi: 18,91 persen), dan IndustriPengolahan(Rp19,99 triliun; porsi: 18,22 persen).

Terkait dengan pemberantasan judi online yang berdampak luas pada perekonomian dan sektor keuangan, OJK telah meminta Bank untuk melakukan pemblokiran terhadap ±32.556 rekening (sebelumnya: ±32.144 rekening) dari data yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, serta melakukan pengembangan atas laporan tersebut dengan meminta perbankan melakukan penutupan rekening yang memiliki kesesuaian dengan Nomor Identitas Kependudukan serta melakukan Enhance Due Diligence (EDD).

PerubahanJaringan Kantor

Terdapat pemindahan alamat Kantor Pusat PT BPR Keluarga Sejahtera dariJalan Malangsuko No.106, Kecamatan Tumpang,Kabupaten Malangke Jalan Tjilik Riwut Km. 88 Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kota waringin Timur, Kalimantan Tengah efektif pada 5 Februari 2026 berdasarkan surat persetujuan OJK No. S-22/KO.1401/2026 tanggal 19 Januari 2026.

Perkembangan Sektor IKNB

OJK terus mendorong optimalisasi peran serta peningkatan kinerja industri Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP), dengan tetap memperkuat ketahanan sektor PPDP dalam menghadapi dinamika perekonomian global dan domestik.

Akumulasi pendapatan premi sektor asuransi selama periode Januari sampai dengan Desember 2025 mencapai Rp1.805 miliar, atau menurun 17,85 persendariperiode yang samatahunsebelumnya. Sementaraitu, klaimasuransitercatatsebesar Rp1.491 miliar, menurun 5,29 persensecarayear-on-year.

Di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per Desember2025tumbuh5,98 persen yoy dengan nilai mencapai Rp237,18 miliar. Jumlah investasi sendiri mengalami kenaikan sebesar 3,87 persen yoy menjadi Rp217,76 miliar.

Di sektor PVML,penyaluran piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan menurun3,69 persen yoy pada Desember 2025 menjadi Rp6,99 triliun, masih didominasi dengan Pembiayaan Multi Guna sebesar Rp4,39 triliun. Profil risiko Perusahaan Pembiayaan terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) tercatat sebesar 4,31 persen.

Penyaluran piutang pembiayaan di wilayah kerja OJK Malang masih didominasi kepada sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (Rp1,57 triliun; porsi 22,52 persen); Aktivitas Jasa Lainnya (Rp871,25 miliar; porsi: 12,47 persen); serta Industri Pengolahan (Rp801,69 miliar; porsi 11,48 persen).

Pembiayaan modal ventura pada Desember 2025 tumbuh 16,12 persen yoy, dengan nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp432 miliar.Risikokreditterjagadengan NPF sebesar 2,49 persenatauturun 0,05 persenyoy.

Terdapat 10 entitas perusahaan IKNB yang berada di bawah pengawasan langsung OJK Malang yaitu 7 entitas LKM dan 3 perusahaan pergadaian. Perusahaan pergadaian mencatatkan penyaluran pinjaman sebesar Rp17,52 miliar pada akhir bulan Desember 2025 (tumbuh 54,36 persenyoy) sedangkan total aset ketiga perusahaan pergadaiantersebut mencapai Rp26,71 miliar (tumbuh 107,13 persenyoy).

Penyaluran Pinjaman/Pembiayaan Yang Diberikan oleh LKM di wilayah kerja KOJK Malang tumbuh8,85 persen yoy dari Rp10,53 miliar (Desember 2024) menjadi Rp11,46 miliar (Desember 2025).

Selain penyaluran Pinjaman/Pembiayaan, kegiatan usaha lain yang dilakukan LKM adalah pengelolaan Simpanan/Tabungan dari masyarakat. Total Simpanan/Tabungan yang dihimpun sampai dengan akhir Desember 2025 adalah sebesar Rp8,31 miliar atau tumbuh 10,11 persen yoy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *