Malang, 21 Februari 2026.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang kembalibersinergidengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang menggelarGebyar Malam LailatulQadar pada Sabtu (21/2). Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur Ali Maschan Moesa, KetuaBaznas Kota Malang KasuwiSaiban, Kepala OJK Malang Farid Faletehan, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program GERAK Syariah (Gebyar Ramadan KeuanganSyariah)OJK Malang serta menjadi momentum memperkua tliterasi dan inklusi keuangan syariah bagi generas imuda, khususnya dari kelompok rentan.
Acara diawali oleh edukasi keuangan syariah dari OJK Malang. Peserta yang hadir dikenalkan dengan tugas dan fungsi OJK, pengelolaan keuangan sederhana, dan pengenalan produk keuangan syariah.
Takhanya OJK, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang juga hadir memberikan edukasiCinta, Bangga, Paham Rupiah. Bank Jatim Syariah sebagai perwakilan Pelaku Usaha Jasa Keuangan juga hadir memberikan edukasi mengenai produk keuangan syariah seperti Tabungan Santri dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).
“Terwujudnya kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi seluruh elemen yang terlibat. Kami berharap acara ini dapat menjadi penyemangat dan penguat harapan bagianak-anakyatim dan dhuafa,” tutur Kasuwi Saiban dalam penyampaian laporan kegiatan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur Ali Maschan Moesa dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. “Pemerintah Kota Malang berkomitmen memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi agar generasi muda dapat terus bertumbuh, belajar, serta menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Wahyu.
Sejalan dengan prioritas OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pada kelompok rentan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk membekali anak-anak dengan pemahaman dasar pengelolaan keuangan yang bermanfaat bagi masa depan.Melalui pembekalan ini, diharapkan para peserta tumbuh menjadi generasi yang mampu memanfaatkan pengetahuan keuangan sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih berdaya.
